Keberkahan Sahur: Jangan Lewatkan Meski Hanya Seteguk Air

Kategori : Doa & Hadist, Ditulis pada : 03 Maret 2026, 09:00:33

260303 Keberkahan sahur dalam hadits Nabi ? jangan lewatkan meski hanya seteguk air. Simak dalil shahih dan makna spiritual waktu sahur di bulan Ramadhan..jpg

Menjelang waktu puasa di bulan Ramadhan, tradisi sahur sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari ibadah umat Muslim. Lebih dari sekadar pengisi perut, sahur memiliki nilai spiritual yang tinggi dan keberkahan yang khusus, sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Bahkan, jika keadaan tidak memungkinkan untuk makan berat, Rasulullah ﷺ menganjurkan sahur meski hanya dengan seteguk air – sebuah petunjuk yang penuh hikmah untuk setiap muslim.

Anjuran Sahur dalam Sunnah Nabi ﷺ

Sahur dalam Islam tidak hanya dilihat sebagai persiapan fisik untuk tidur panjang sebelum memulai puasa, tetapi juga sebagai ibadah yang diberkahi. Dalam riwayat yang shahih disebutkan:

“Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka janganlah kalian meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang sahur.” (HR. Ahmad)

Hadis ini menunjukkan dua hal penting sekaligus:

  1. Keberkahan besar dalam sahur, dan

  2. Bahwa meskipun hanya sedikit – bahkan semata minum air – itu tetap berarti dan tidak layak diabaikan.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini secara tegas menyatakan bahwa sahur bukan sekadar makan malam biasa, tetapi mengandung barakah (keberkahan). Keberkahan ini meliputi rahmat Allah, peningkatan pahala, serta kedekatan secara spiritual dengan Sang Pencipta.


Keutamaan Minimal Sahur: Meski Seteguk Air

Bagi sebagian orang yang sulit bangun untuk makan berat di awal sahur, referensi hadis ini memberi kemudahan tanpa mengurangi nilai ibadah: minum seteguk air pun sudah terhitung sahur yang diberkahi. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri ra, Rasulullah ﷺ mengingatkan:

“...walau kalian hanya minum seteguk air, karena Allah dan para malaikat bershalawat atas orang-orang yang sahur.” (HR. Ahmad)

Kesederhanaan ini menunjukkan kasih sayang Islam terhadap hamba-Nya—bahwa niat dan upaya mendekatkan diri kepada Allah melalui sahur lebih penting ketimbang kuantitas makanan atau minuman yang dikonsumsi.


Makna Spiritual & Keutamaan Sahur

Selain keberkahan yang langsung tercantum dalam hadits, waktu sahur juga memiliki dimensi spiritual tersendiri:

  • Sahur adalah waktu turunnya rahmat dan ampunan. Menurut beberapa ulama, sepertiga malam terakhir (waktu sahur termasuk di dalamnya) adalah waktu di mana Allah SWT turun dan memberikan kesempatan untuk berdoa, memohon ampun, dan mencari keberkahan. (QS. al-Dzariyat/51:18)

  • Meningkatkan ibadah dan kekuatan diri. Sahur memberi energi fisik untuk menjalankan ibadah di siang hari, menjaga fokus, serta meningkatkan kualitas puasa.


Pesan Untuk Umat Muslim

Dengan beragam sumber hadis dan petunjuk ulama, pesan jelas yang muncul dari sunnah sahur adalah jangan melewatkannya, karena di dalamnya terkandung keberkahan besar. Bahkan di saat kesibukan atau rasa kantuk, cukup bangun sejenak — minum segelas air atau sebutir kurma — sudah termasuk dalam praktik yang dianjurkan oleh Nabi ﷺ.

Sahur bukan hanya sarana fisik untuk menjalankan puasa, tetapi momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh niat dan kesungguhan.


Kesimpulan

  • Sahur adalah sunnah yang sangat dianjurkan dan penuh keberkahan.

  • Rasulullah ﷺ menekankan pentingnya sahur bahkan jika hanya dengan seteguk air.

  • Di dalam sahur terdapat ridha Allah, doa malaikat, dan potensi pahala besar.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id