Mengenal Pintu-Pintu Masjidil Haram: Lewat Mana Paling Cepat ke Mataf?

Kategori : Khazanah, Ditulis pada : 14 Februari 2026, 09:00:01

Masjidil Haram bukan hanya masjid terbesar di dunia, tetapi juga pusat ibadah paling mulia bagi umat Islam. Setiap tahun, jutaan jamaah dari seluruh penjuru dunia datang untuk menunaikan thawaf mengelilingi Ka’bah di area yang disebut Mataf. Namun, tidak sedikit jamaah—terutama yang baru pertama kali umrah—merasa bingung: lewat pintu mana agar bisa sampai ke Mataf dengan lebih cepat dan nyaman?

Memahami pintu-pintu Masjidil Haram bukan sekadar soal arah, tetapi juga bagian dari ikhtiar agar ibadah dilakukan dengan tenang, tertib, dan khusyuk.

Masjidil Haram dan Keutamaannya

Allah ﷻ berfirman:

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.”
(QS. Ali ‘Imran: 96)

Thawaf di sekitar Ka’bah adalah rukun umrah dan haji. Rasulullah ﷺ ketika tiba di Makkah, hal pertama yang beliau lakukan adalah thawaf mengelilingi Ka’bah, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits-hadits shahih. Maka, segala upaya yang memudahkan jamaah untuk sampai ke Mataf adalah bagian dari menjaga kualitas ibadah.

Sekilas Tentang Pintu-Pintu Masjidil Haram

Saat ini Masjidil Haram memiliki ratusan pintu hasil dari berbagai tahap perluasan sejak masa khilafah hingga pemerintahan Saudi. Namun secara praktik, hanya beberapa pintu utama yang paling sering digunakan jamaah untuk menuju area Mataf dengan lebih cepat dan langsung.

Berikut beberapa pintu yang dikenal paling strategis:

1. Bab Malik ‘Abdul Aziz (Gate 1)

Pintu ini termasuk yang paling populer. Terletak di sisi barat Masjidil Haram dan dikenal sebagai pintu besar dengan akses luas.
Kelebihan:

  • Akses relatif langsung ke area Mataf

  • Ramah bagi jamaah lanjut usia dan pengguna kursi roda

  • Cocok bagi jamaah yang datang dari arah Ajyad dan kawasan Al-Safwa

2. Bab al-Umrah (Gate 63)

Pintu ini sering disebut sebagai “pintu umrah” karena banyak digunakan jamaah yang hendak thawaf. Terletak di sisi barat laut Masjidil Haram.
Kelebihan:

  • Jalur menuju Mataf cukup singkat

  • Cocok bagi jamaah dari area hotel barat laut

  • Biasanya memiliki alur masuk yang jelas

3. Bab Malik Fahd (Gate 79)

Pintu ini berada di sisi timur, dekat dengan kawasan Abraj Al-Bait (Clock Tower).
Kelebihan:

  • Strategis bagi jamaah dari Jabal Omar dan Zamzam Tower

  • Dilengkapi eskalator dan akses modern

  • Mengalirkan jamaah ke jalur yang tertata menuju Mataf

4. Bab Malik Abdullah (Gate 100)

Merupakan bagian dari perluasan besar Masjidil Haram.
Kelebihan:

  • Koridor luas dan mampu menampung jamaah dalam jumlah besar

  • Cocok saat kondisi Masjidil Haram sangat padat

  • Aksesnya terhubung dengan jalur-jalur utama menuju area dalam

Prinsip Penting dalam Memilih Pintu Menuju Mataf

Dalam Islam, kemudahan adalah bagian dari rahmat. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa agama ini dibangun di atas kemudahan, bukan kesulitan. Maka dalam praktiknya:

  1. Tidak ada pintu yang bersifat wajib secara syar’i. Semua pintu sah digunakan.

  2. Pintu terbaik adalah yang paling aman dan mudah sesuai kondisi jamaah.

  3. Ikuti arahan petugas Masjidil Haram, karena jalur masuk bisa berubah sesuai kondisi kepadatan.

  4. Niatkan perjalanan menuju Mataf sebagai bagian dari ibadah, bukan sekadar perpindahan fisik.

Tips Agar Lebih Cepat dan Nyaman Sampai ke Mataf

  • Sesuaikan pilihan pintu dengan lokasi hotel atau titik kedatangan

  • Hindari jam puncak jika memungkinkan (setelah shalat Jumat atau waktu padat musim haji)

  • Datang lebih awal pada waktu subuh atau malam hari

  • Gunakan peta Masjidil Haram atau bertanya pada petugas resmi

Penutup

Mengenal pintu-pintu Masjidil Haram bukan hanya soal navigasi, tetapi bentuk persiapan ruhani dan jasmani agar ibadah thawaf dapat dilakukan dengan penuh kekhusyukan. Pada akhirnya, yang paling utama bukan lewat pintu mana kita masuk, tetapi bagaimana hati kita hadir di hadapan Allah ﷻ saat mengelilingi Rumah-Nya. Semoga Allah memudahkan setiap langkah jamaah menuju Baitullah dan menerima seluruh amal ibadah kita. Aamiin.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id