Doa Menyambut Hilal Ramadan dan Niat Umroh di Bulan Suci

Kategori : Doa & Hadist, Ditulis pada : 16 Februari 2026, 09:00:28

Doa Menyambut Hilal Ramadan dan Niat Umroh di Bulan Suci

Menyiapkan Hati Menyambut Tamu Agung dari Allah

Bulan Ramadan adalah tamu agung yang dinanti oleh kaum muslimin di seluruh dunia. Ia datang membawa cahaya keimanan, ampunan dosa, dan limpahan pahala. Karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk menyambut kedatangan bulan suci ini dengan penuh kesiapan lahir dan batin, salah satunya melalui doa menyambut hilal Ramadan serta meluruskan niat ibadah, termasuk niat umroh di bulan suci.

Allah Ta’ala berfirman:

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia…”
(QS. Al-Baqarah: 185)

Ayat ini menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar pergantian bulan, melainkan momentum ruhani yang agung, yang selayaknya disambut dengan doa, harap, dan kesiapan ibadah.


Doa Menyambut Hilal Ramadan

Dalam ajaran Rasulullah ﷺ, penentuan awal Ramadan sangat berkaitan dengan melihat hilal. Ketika hilal terlihat, Rasulullah ﷺ mengajarkan umatnya untuk memanjatkan doa, sebagai bentuk pengharapan agar bulan yang datang membawa keberkahan.

Salah satu doa yang masyhur dibaca saat melihat hilal adalah:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ

Artinya:
“Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah hilal ini muncul kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan keislaman, serta taufik untuk melakukan apa yang Engkau cintai dan ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah.”

Doa ini mencerminkan harapan seorang mukmin agar Ramadan yang datang bukan sekadar berlalu secara fisik, tetapi benar-benar diisi dengan iman, keselamatan, dan amal saleh yang diridhai Allah.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Janganlah kalian berpuasa sampai melihat hilal dan jangan berbuka sampai melihatnya. Jika tertutup awan, maka sempurnakanlah bilangan (bulan) menjadi tiga puluh hari.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjadi dasar pentingnya rukyatul hilal dan doa dalam menyambut Ramadan, yang hingga kini terus dijaga oleh kaum muslimin.


Niat Umroh di Bulan Suci Ramadan

Selain ibadah puasa, bulan Ramadan juga menjadi waktu yang sangat istimewa untuk melaksanakan ibadah umroh. Keutamaan umroh di bulan Ramadan disebutkan secara jelas dalam hadits Nabi ﷺ.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Umroh di bulan Ramadan setara dengan haji bersamaku.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa kesetaraan tersebut adalah dari sisi pahala, bukan dalam menggugurkan kewajiban haji. Hal ini menunjukkan betapa agungnya nilai ibadah umroh yang dilakukan dengan ikhlas di bulan Ramadan.

Adapun niat umroh yang dibaca saat berihram adalah:

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً

Artinya:
“Aku berniat melaksanakan umroh dan berihram karenanya karena Allah Ta’ala. Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk umroh.”

Niat ini menegaskan bahwa perjalanan umroh bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan ibadah yang sepenuhnya diniatkan karena Allah.


Menyatukan Doa dan Niat dalam Menyambut Ramadan

Doa menyambut hilal dan niat umroh di bulan Ramadan sejatinya memiliki satu ruh yang sama, yaitu meluruskan orientasi hati kepada Allah. Ramadan mengajarkan umat Islam untuk memulai setiap amal dengan niat yang benar, disertai doa agar diberi kekuatan dan keistiqamahan.

Menyambut Ramadan dengan doa berarti mengakui kelemahan diri dan berharap pertolongan Allah. Melaksanakan umroh dengan niat yang ikhlas berarti menjadikan perjalanan suci sebagai sarana mendekatkan diri kepada-Nya.


Penutup

Ramadan adalah anugerah yang belum tentu kita temui kembali. Maka, menyambutnya dengan doa menyambut hilal serta memantapkan niat ibadah—termasuk niat umroh—adalah wujud kesiapan seorang hamba dalam menyambut bulan penuh rahmat.

Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadan dalam keadaan sehat, penuh iman, dan mampu mengisinya dengan amal terbaik.
Allahumma ballighna Ramadan.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id